Web Development1 menit baca15 Juli 2026

Landing Page vs Company Profile: Mana yang Cocok untuk Bisnis Anda?

Dua jenis website, dua tujuan berbeda. Kenali karakter keduanya supaya anggaran digital pertama Anda tepat sasaran.

Tim ZDL
Bagikan:
Ilustrasi artikel: Landing Page vs Company Profile: Mana yang Cocok untuk Bisnis Anda?

Saat pertama kali ingin "punya website", banyak pemilik bisnis bingung memilih bentuknya. Dua pilihan yang paling sering dipertimbangkan adalah landing page dan company profile. Keduanya sah — yang membedakan adalah tujuannya.

Landing page: fokus pada satu aksi

Landing page dirancang untuk satu tujuan spesifik: mengubah pengunjung menjadi prospek. Biasanya dipakai saat Anda menjalankan iklan, meluncurkan produk baru, atau menawarkan satu layanan unggulan. Strukturnya linear — headline kuat, penjelasan masalah dan solusi, bukti kredibilitas, lalu tombol ajakan (WhatsApp, formulir, atau pendaftaran) yang berulang di beberapa titik. Karena fokusnya tunggal, landing page yang baik jarang menyediakan tautan keluar yang mengalihkan perhatian.

Company profile: rumah digital bisnis

Company profile lebih luas. Ia menjadi tempat calon pelanggan mempelajari segalanya tentang bisnis Anda: layanan yang tersedia, portofolio pekerjaan, cara kerja tim, dan kontak resmi. Strukturnya berlapis dengan navigasi antarhalaman. Jenis website ini bekerja sebagai "kartu nama digital" yang Anda tunjukkan saat bernegosiasi, dicantumkan di proposal, atau ditemukan orang lewat Google.

Jadi, pilih yang mana?

Pertanyaannya bukan mana yang lebih baik, melainkan apa tujuan utama Anda saat ini. Jika sedang menggalakkan satu penawaran tertentu dan mengarahkan iklan ke satu tempat — landing page lebih tepat. Jika ingin membangun kehadiran digital jangka panjang yang menjadi rujukan resmi bisnis — company profile yang Anda butuhkan. Banyak bisnis akhirnya membangun keduanya: company profile sebagai fondasi, lalu landing page khusus untuk kampanye.

Yang sering terlewat

Apa pun pilihannya, pastikan website Anda cepat diakses dari ponsel, judul halamannya jelas di hasil pencarian, dan tombol kontak mudah ditemukan. Detail-detail kecil inilah yang memisahkan website yang sekadar ada dengan website yang benar-benar membawa pelanggan.

#Landing Page#Strategi

Terakhir diperbarui 10 Oktober 2026

Punya pertanyaan seputar topik ini?

Diskusi singkat via WhatsApp bisa menjawab banyak hal — ceritakan konteks bisnis Anda dan kami bantu arahkan.